Tampilkan postingan dengan label Kiprah Kader. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kiprah Kader. Tampilkan semua postingan

Peringatan Milad, PKS Jabar Berbagi doorprize

DPW PKS Jawa Barat menyelenggarakan puncak peringatan milad ke 13 PKS pada tanggal 24 April di lapangan Monumen Bandung Lautan Api (BLA) Tegalega Bandung.Menurut Ketua DPW PKS Jawa barat Tate Qomaruddin,Lc menyatakan hikmah dari kegiatan peringatan milad ini diantaranya sebagai ungkapan syukur nikmat dengan cara melakukan kegiatan silaturahim bersama kader, simpatisan PKS serta masyarakat umum di lapangan Tegalega.

Tate menambahkan di Jawa Barat akan digelar peringatan milad PKS di tiga titik yaitu di Cirebon, Tasikmalaya dan Bandung.
Sementara itu pada puncak peringatan milad ke 13 PKS, panitia juga membagikan doorprize bagi yang beruntung berupa sepeda motor, TV, kulkas, buku, dan lainnya. Menurut Ketua Panita Milad Ke 13 PKS Oded MD menyatakan target peserta adalah kader, simpatisan serta masyarakat umum dari Bandung Raya meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat dan Sumedang.
“Target massa yang akan kita hadirkan sebanyak dua puluh ribu orang”imbuhnya.
Selain kegiatan PKS berbagi, juga diadakan kegiatan penunjang dalam rangka milad diantaranya lomba dan pameran foto PKS Jawa Barat,bakti sosial, mobil hias, olah raga massal dan aneka hiburan kesenian di lapangan Tegalega Bandung.


http://pks-jabar.org/index.php?tipe=baca&read=208
Read More...

PKS Masih Puber, Banyak Godaan

MALANG, KOMPAS.com - Presiden Partai Keadilan sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq menilai sejumlah gosip yang menerpa partai yang dipimpinnya merupakan bentuk cobaan. Cobaan yang menimpa PKS itu dinilai hal biasa, sama sekali tidak mengganggu kinerja partai.
"Melihat umur PKS, saat ini masih masa puber. Hal yang biasa kalau banyak godaan yang datang," ujar Luthfi Hasan Ishaaq, saat jumpa pers, jelang Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) DPW PKS Jawa Timut, di Hotel Santika, Kota Malang, Jumat (22/4/2011).

Menurutnya, isu yang beredar tentang partai PKS sama sekali tidak mempengaruhi kinerja PKS. Ia menegaskan bahwa PKS tetap bekerja, bertindak dan melayani masyarakat.

Kasus terakhir menimpa PKS saat Arifinto, seorang anggota DPR RI dari partai tersebut tersandung kasus konten porno. Ditanya apakah kasus Arifinto itu berpengaruh terhadap kerja partai, Lutfhi mengatakan tidak berpengaruh.

Yang penting kata Lutfhi, Arifinto sudah tegas mengundurkan diri dari DPR RI. "Itu hanya yang luas biasa. soal apa yang dilakukan pak Arifinto, itu manusiawi. bisa menimpa siap saja," katanya.

Di usia pubernya, lebih lanjut Lutfhi mengaku, saat ini PKS banyak digoda oleh partai lain. "PKS banya digoda partai lain. Kita harus sabar. Tetapi harus tetap semangat berjuang untuk rakyat," katanya tegas.

Melihat usianya yang sudah 13 tahun jelas Lutfhi, dan agar tidak kalah dengan partai lainnya, PKS menargetkan, pada pemilu mendatang, PKS harus menjadi partai terbesar ke tiga di Indonesia. "Minimal di bawah Partai Golkar. Itu target PKS ke depan," kata pria kelahiran Lawang, Kabupaten Malang ini.

Ditanya godaan apa yang datang dari partai lain itu, Lutfhi enggan menjelaskannya. "Yang jelas PKS saat ini banyak digoda partai lain. Termasuk kasus yang menimpa Pak Arifinto itu. itu salah satu godaan dari partai lain," katanya.

Muskerwil DPW PKS Jawa Timur akan dibuka langsung oleh Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq. Mukerwil dilaksanakan selama dua hari, 22-23 April 2011. Hadir seluruh pengurus DPD PKS Se-Jawa Timur dan ratusan kader PKS.

http://nasional.kompas.com/read/2011/04/22/17561632/PKS.Masih.Puber.Banyak.Godaan
Read More...

Zulkieflimansyah, Ketua PKS Dosen di Harvard

VIVAnews - Sikap Partai Keadilan Sejahtera yang perhatian dengan Palestina sering disalahartikan tak menyukai yang berbau Amerika Serikat. Zulkieflimansyah, salah satu Ketua PKS, menjadi bukti pemahaman itu tak benar.

Zul yang lahir di Sumbawa Besar, 18 Mei 1972, ini bahkan mengaku pengajar di Universitas Harvard, salah satu perguruan tinggi terkemuka di Amerika Serikat. Doktor Ekonomi Industri jebolan Department of Economics, University of Strathclyde, Glasgow, Inggris ini memang selain aktif berpolitik juga tercatat sebagai salah satu dosen di Universitas Indonesia, tempat dia meraih sarjana ekonomi.

"PKS itu cukup sering disalahpahami di Amerika," kata Zul kepada VIVAnews, Selasa 19 April 2011 malam. "Saya cukup sering ke Amerika, saya masih jadi pengajar di Harvard University," katanya.

"Menurut saya, sama-sama saling memanfaatkanlah, saling menuai manfaat. Jadi PKS itu bisa mengenal lebih banyak orang di luar kita, harus diakui Amerika maju sekali. Kalau teman-teman Amerika juga tidak melulu memandang PKS kaum konservatif, tapi memahami PKS manusia biasa terdiri berbagai latar belakang pemikiran," kata Zul yang pernah mencalonkan diri jadi Wakil Gubernur Banten itu.

Namun Zul memang memahami, banyak teman-teman separtainya masih apriori dengan Amerika Serikat atau yang berbau 'Barat'. "Sedikit-sedikit ini rekayasa Israel, rekayasa Yahudi, ini stereotiping seperti itu nggak benar," kata Zul.

Cara pandang ini, menurut Zul,  untuk mengubahnya pelan-pelan, mungkin dengan kerja sama, saling berinteraksi itu akan menemukan kesepahaman bahwa  tidak boleh mengklaim diri paling suci, paling benar. "Anasir kebaikan itu ada di mana-mana, PKS tidak boleh menjadikan dirinya centre of the world," kata Zul yang pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa Universitas Indonesia itu.

Dan Zul mengaku, kini kerap berperan sebagai jembatan antara PKS dengan dunia 'Barat' seperti dengan pihak Amerika Serikat. "Radikalisme itu tidak bisa menyelesaikan masalah, justru tidak mendapat tempat," kata Zul yang mengenyam sekolah menengah atas di Australia selama setahun itu. (sj)


http://politik.vivanews.com/news/read/215754-zulkieflimansyah--ketua-pks-dosen-di-harvard
Read More...